Kisah Nyata Selingkuh dan Membunuh Berawal dari Media Sosial

Kisah Nyata Selingkuh dan Membunuh Berawal dari Media Sosial

Kisah Nyata Selingkuh dan Membunuh Berawal dari Media Sosial

Orang ketiga muncul Saat istri berkenalan di fb berlanjut ketemuan ( Anu / wik wik wik ) berujung pembunuhan berencana pada suami, berakhir istri Dan orang ketiga ( PIL ) terancam hukuman seumur hidup.
Kenalan di medaos Lalu Berhubungan Intim 3 Kali, istri Minta Selingkuhan Gorok Suami Saat Tidur Dua tersangka pembunuhan terhadap Jazuli (34) pedagang es campur warga Desa Ujong Kulam, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, tertunduk lemas di Mapolres Aceh Utara, Jumat (25/1/2019). Bermula dari perkenalan di media sosial, seorang perempuan diduga menjadi aktor pembunuhan sang suami.

JAM, begitu inisial dari perempuan berusia 30 tahun.
Ia memiliki pria selingkuhan berinisial MA. MA merupakan pria berusia 34 tahun. Keduanya terlibat dugaan pembunuhan berencana terhadap Jazuli Ismail (34), suami JAM. Peristiwa ini bermula dari perkenalan JAM dan MA di media sosial.

Perkenalan itu terus berlanjut hingga akhirnya benih-benih cinta tumbuh sejak 2018. Setelah itu, hubungan mereka meningkat pada taraf saling jatuh cinta.
Tidak hanya itu, JAM yang telah memiliki seorang putri dari Jazuli pun melakukan perbuatan terlarang.

Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah menyebutkan hasil interogasi menyebutkan, keduanya sudah berhubungan intim sebanyak tiga kali.
“Jadi hubungan percintaan mereka ini sudah jauh banget,” kata Rezki.

Tidak mau cinta terlarang mereka pupus, JAM dan MA akhirnya memutuskan untuk membunuh Jazuli.
Kedua pasangan selingkuh itu sadar bila menggugat cerai, mereka harus mencari tempat tinggal untuk hidup bersama.

JAM dan MA sendiri ditangkap di tempat terpisah, Rabu (23/1/2019) lalu. MA ditangkap di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Sumatera Utara. Sedangkan JAM diamankan di Banda Aceh.
Ide pembunuhan muncul dari JAM. Ia meminta A untuk membunuh Jazuli.

selingkuh berawal dari fb

Berikut ini fakta di balik kisah cinta segitiga di Aceh:

1. Jazuli dibantai saat tidur di kamar JAM gelap mata dan buta hati ketika merencanakan untuk membunuh suaminya sendiri, Jazuli Ismail. Pada tanggal 14 September 2018 dini hari, JAM menghubungi MA untuk datang ke rumah. Saat itu Jazuli tengah tertidur di kamar. Tanpa pikir panjang, MA pun segera menghabisi nyawa Jazuli yang tengah tertidur lelap dengan sebilah parang. Saat itu, JAM pun berdiri disamping selingkuhannya itu. “Istri korban, Jam ini, diduga sebagai yang merencanakan pembunuhan. Sedangkan pelakunya pacarnya sendiri,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Rezki Kholiddiansyah.

2. Istri korban berpura-pura tak tahu aksi pembunuhan
JAM sempat mencoba mengelabui petugas dengan mengaku hanya mendengar suara sepeda motor melaju kencang dari depan rumahnya dan melihat suaminya telah bersimbah darah di kamar. Namun demikian, setelah mendalami keterangan JAM, akhirnya polisi mengungkap bahwa JAM sendiri yang diduga merencanakan pembunuhan Jazuli.
“Awalnya, istri korban mengaku terkejut saat mendengar suara kendaraan roda dua kabur dari rumahnya. Setelah itu dia melihat suaminya sudah tewas di tempat tidur dengan leher digorok, kita dalami semua keterangan, hingga kita simpulkan istrinya turut terlibat karena ingin memiliki hubungan dengan pelaku pembunuhan,” kata Iptu Rezki.

3. JAM ingin segera menikah dengan MA
Jam (30) dan MA (34) mengaku memiliki hubungan cinta mendalam sejak tahun 2018. Kisah pertemuan Jam dan MA berawal dari perkenalan lewat media sosial. Setelah itu, hubungan mereka meningkat pada taraf saling jatuh cinta. Tidak mau cinta terlarang mereka pupus, JAM dan MA akhirnya memutuskan untuk membunuh Jazuli. Kedua pasangan selingkuh itu sadar bila menggugat cerai, mereka harus mencari tempat tinggal untuk hidup bersama. Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah menyebutkan hasil interogasi menyebutkan, keduanya sudah berhubungan intim sebanyak tiga kali.
“Jadi hubungan percintaan mereka ini sudah jauh banget,” kata Rezki.

4. Mengaku Menyesal Pengakuan JAM dan MA di hadapan polisi “Kami menyesal,” kata MA, setelah tertangkap dan menjalani pemeriksaan di Mapolres Aceh Utara.
JAM mengaku kerap curhat dengan MA, atas perilaku Jazuli yang sering marah-marah. “Tapi akhirnya begini, saya sangat menyesal,” kata perempuan yang memilki putri satu itu. Polisi juga menjelaskan, penyelidikan sempat terhambat karena MA sempat melarikan diri usai membunuh Jazuli. “Setelah membunuh, AM melarikan diri. Karena itu pula agak terkendala penyelidikan itu,” kata Iptu Rezki.

5. Pelaku terancam penjara seumur hidup
Polisi menangkap MA di Medan dan JAM tertangkap saat berada Banda Aceh. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.
"Barang bukti yang kami punya, sebilah parang yang digunakan untuk membunuh, satu ponsel dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy,” terangnya.
Pasangan itu kini diancam dengan pasal 360 jo pasal 338 jo pasal 55 KUHPIdana dengan ancaman minimal 15 tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup.

*Rasa sesal JAM kini tak ada arti. Ia harus mempertanggungjawabkan tindakan kejinya bersama sang kekasih di penjara .
*setiap akhir perselingkuhan , YG pasti anaklah korbannya. Mari jadikan pembelajaran.

Loading...

Terimakasih Anda telah membaca tulisan / artikel di atas tentang :
Judul: Kisah Nyata Selingkuh dan Membunuh Berawal dari Media Sosial
Rating: 100% based on 98 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh AriefTewe
Semoga informasi Seputar Kisah Nyata Selingkuh dan Membunuh Berawal dari Media Sosial bisa memberikan manfaat bagi Anda. Terima kasih Untuk Komentar Anda dan yang Share Artikel Ini
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Advertiser